ABSTRAK Novel adalah sebuah karya sastra yang berbentuk prosa

Pada versi cerita pertama menceritakan tokoh yang bernama Torigawa. Anzu berjuang untuk merebut kembali kastil miliknya dan membalas dendam atas...

0 downloads 84 Views 218KB Size

Recommend Stories

No stories

Story Transcript


ABSTRAK Novel adalah sebuah karya sastra yang berbentuk prosa, di dalamnya mengandung unsur intrinsik. Selain mengandung unsur intrinsik, novel juga memiliki nilai- nilai budaya social dan juga moral. Oleh karena itu memilih sebuh novel yang berjudul “Futatsu No Nagareboshi” sebagai Karya Tulis

untuk

dianalisa. Karena novel ini dapat memberikan sebuah inspirasi bagi pembaca Novel ini menceritakan sebuah perjuangan dua orang pemuda dari keturunan samurai, untuk merebut kembali kastilnya dari orang-orang yang mencurinya. Novel ini memiliki dua versi cerita dan latar belakang yang berbeda. Tetapi memiliki beberapa kesamaan. Pada versi cerita pertama menceritakan tokoh yang bernama Torigawa Anzu berjuang untuk merebut kembali kastil miliknya dan membalas dendam atas kematian ayahnya kepada salah satu bekas daimyo ayahnya. Dalam perjuanganya ini Torigawa Anzu bertemu dengan seorang putri dari samurai yang bernama Kana dan saat itu juga mempunyai tujuan yang sama dengan Torigawa Anzu. Mereka pun berjuang bersama-sama dan di bantu oleh seorang pemuda yang bernama Sano Ryu. Pada versi cerita kedua menceritakan tentang pewaris samurai Cahaya yang berjuang untuk kembali ketanahnya di Natsue, yang bernama Yokoshimaru Toshi. Dia lama diasingkan oleh kakak-kakaknya karena perebutan kekuasaan di kastil Yokoshimaru. Akibat dari perebutan kekuasan ini berdampak pada perang saudara. Adapun tema yang terdapat dalam cerita ini adalah tentang perjuangan dan sebuah dendam yang harus terbalaskan. Alur yang terdapat pada cerita ini adalah alur maju dan mundur. Pada awal dalam versi cerita pertama terdapat alur maju.

Universitas Sumatera Utara

Yang menceritakan Yokushimaru Toshi berada di depan gerbang kastil setelah sebelumnya ia disingkirkan dari kastilnya. Ia berada diantara ratusan prajurit yang dulu pernah ia latih. dan kini ia harus melawan mereka. Di bagian tengahnya menceritakan alur mundur tentang kehidupan Yokushimaru Toshi sebelum ia kembali ke tanahnya Natsue. Ketika itu ia hampir mati dan hilang ingatan selama setahun dan menjadi seorang petani dan menikah dengan seorang gadis di sebuah desa. Di bagian klimaksnya kembali ke alur maju, ketika ingatanya kembali, ia kembali ketanahnya di Natsue dan melawan kakak-kakaknya. Dia pun kembali memimpin kastil Yokushimaru bersama Istrinya Pada cerita kedua yang di Tokohi oleh Sano Ryu dan Torigawa Anzu memiliki Alur Maju. Dari awal cerita menceritakan Sano Ryu pergi meninggallkan Nagoya tanpa ada alasan yang pasti, yang pada akhirnya mempertemukan Ia dengan kakaknya untuk yang terakhir kalinya. Dan sebuah takdir mempertemukan ia dengan Kana, putri seorang samurai dari Kastil Torigawa yang di kenal dengan sebutan si mata iblis. Sano Ryu membantu gadis ini untuk membalas dendam karena kematian kedua orang tuanya terhadap Wabashi Kita. Dalam cerita ini memiliki lima tokoh utama .versi cerita pertama terdapat tiga tokoh utama. Yokushimaru Toshi , Anak keempat Yokushimaru Yoko yang mewarisi Samurai Cahaya. Lelaki yang pernah memiliki nama Kitai, ketika ia hilang ingatan. Kawabachi Ayu, Putri jelita dan berwatak baik hati yang mewarisi samurai Kayu Hidetoshi. Dia membantu Yokushimaru Toshi dari rencana pembunuhan yang di lakukan ayahnya, Kawabachi Hideru atas perintah Yokushimaru Natsu. Pada cerita kedua memiliki tiga tokoh utama yaitu, Kana,

Universitas Sumatera Utara

Putri dari seorang samurai yang bermata iblis di klan Torigawa Tokoru yang mempunyai ambisi kuat untuk membalas dendam atas kematian orang tuanya. Ia selalu berpenampilan layaknya seorang pria. Torigawa Anzu memiliki watak bijaksana, putra satu-satunya Torigawa Tokoru yang selamat dari pembrontakan Wabashi Kita. Sano Ryu seorang bocah istimewa, berwatak baik. yang mempunyai Kelebihan dalam dirinya, dan dapat menyembuhkan orang sakit. Tetapi tidak pernah ia sadari akan kelebihan yang ia miliki itu. Setting cerita ini terdapat pada zaman keshogunan, tokoh-tokoh menjalani hidupnya di daerah Gifu dan Natsue, di ujung pulau Honshu . Peristiwa-peristiwa yang terjadi di kastil Torigawa dan kastil Yokushimaru Adapun tujuan penulis mengangkat novel ini adalah Untuk mengetahui isi dari novel “Futatsu No Nagareboshi” dan sebagai kertas karya untuk menambah wawasan mengenai budaya-budaya Jepang yang terkandung dalam novel ini. Sekuat apa pun kita untuk memperjuangkan sesuaatu yaang kita inginkan, jika di dasari oleh niat jahat pasti tidak akan pernah terwujud, kekuasaan dan Kekayaan bisa menghancurkan hubungan keluarga, sikap yang tamak atau serakah dapat merugikan diri sendiri. Adapun saranya adalah Janganlah menginginkan hak milik orang lain, belajarlah untuk memmatuhi sebuah keputusan yang telah di tetapkan , sayangilah dan cintailah orang tua dan semua anggota keluarga dan jika ada masalah dalam keluarga, selesaikanlah secara kekeluargaan

Universitas Sumatera Utara

Life Enjoy

" Life is a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2016 - 2019 FEXDOC.COM - All rights reserved.